Dua Hari, Temukan 101 Masalah

adieskadir0044

SURABAYA – Dari sekian partai politik peserta pemilu 2009 di Kota Surabaya, Partai Golkar boleh dibilang paling siap menghadapi momentum lima tahunan itu.  Untuk mengejar target perolehan suara lebih tinggi dari pemilu lima tahun lalu, beberapa caleg DPRD Kota Surabaya dari partai berlambang beringin ini, mulai aktif melakukan komunikasi dengan masyarakat.

Adies Kadir, adalah salah satu yang dimaksud. Caleg nomor urut 1 Daerah Pemilihan (Dapil) IV (Wonocolo, Wonokromo, Jambangan, Dukuh Pakis, Wiyung dan Sawahan) ini, selama dua hari berturut-turut (Sabtu 20/9) dan (Minggu 21/9) menggelar kegiatan akbar untuk menjaring aspirasi konstituennya dan warga kota Surabaya di Dapilnya.

Kegiatan tersebut digelar di halaman rumahnya, Kencanasari Timur 20 J Surabaya. Di hari pertama, Adies mengundang lebih dari 500 warga yang tersebar di Dapil IV kota Surabaya. Mereka berdatangan dari lima kecamatan secara bergelombang.

Tak hanya warga biasa, dalam acara bertajuk ‘Jaring Aspirasi Warga Surabaya’ itu, puluhan tokoh masyarakat dari lima kecamatan tersebut juga terlihat aktif menyampikan uneg-unegnya kepada Adies.

Dari pantauan Surabaya Pagi, di antara tokoh yang hadir tersebut adalah H Iswanto (Wonokromo), tokoh LDII (H. Kurniadi) dari Wonocolo, Ust. Siswanto (Wonokromo) dan tokoh masyarakat di Kecamatan Sawahan (H. Warsito).

“Mereka datang karena memang ingin berpesan agar ketika terpilih jadi anggota dewan nanti, saya tidak melupakan amanat warga Kota Surabaya,” kata Adies Kadir kepada Surabaya Pagi.

Politisi yang namanya mulai melambung di dunia pengacara ini mengatakan, dipilihnya momentum Ramadan untuk menggelar acara tersebut memang sudah menjadi agenda setting dirinya sejak berniat mencalonkan diri menjadi anggota legislatif beberapa waktu lalu.

Karena menjadi anggota dewan, -demikian Adies -tidak cukup hanya bermodal uang dan dana. “Kalau uang, mungkin banyak yang punya. Tapi, menurut saya, modal yang paling penting menjadi caleg adalah mengetahui problem masyarakat dan mencarikan solusinya ketika kelak duduk menjadi wakil rakyat. Nah, untuk mengetahui problem itulah, acara ini saya selenggarakan selama dua hari,” terangnya.

Selama dua hari gelar acara tersebut, Adies mengaku mendapatkan 100 lebih masukan dari berbagai warga dan tokoh masyarakat terkait perjalanan kota Surabaya selama ini. Salah satu yang disampaikan itu adalah munculnya beberapa kebijakan kontroversi pemkot Surabaya. “Itu hanya salah satu saja. Banyak masukan lainnya yang menurut saya sangat penting untuk dibantu mencarikan solusinya,” pungkas pengusaha muda ini.

Sumber : Surabaya Pagi

  • Share/Bookmark
AMPG Kenalkan SALAM dengan Jalan Sehat Dunia Politik, Cinta Pertamanya

Belum ada komentar

Silakan Komentar





XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>