Terpanggil Untuk Terus Berkarya Bagi Surabaya
Perlahan namun pasti nama-nama calon Wakil Walikota yang akan bertarung dalam Pilwali 2010 mendatang mulai bermunculan.
Bahkan semuanya sedang bergerilya untuk mengais dukungan dari calon konstituen. Diantara nama-nama yang sudah ramai dibicarakan adalah Adies Kadir, M.Afgani Wardana, Saiful Khalim dan Musyafak Rouf.
Adies Kadir yang juga ketua Fraksi partai Golkar DPRD Surabaya yang ditemui mengatakan niat pencalonannya dilandasi dengan keterpanggilannya untuk turut serta berkarya bagi masyarakat Kota Surabaya. Hal ini selaras dengan platform partai Golkar yang senantiasa berkarya bagi bangsa. ”Jika memang partai dan masyarakat menghendaki maka saya akan turut serta dalam kompetisi ini,” ujar ketua DPC ormas MKGR Kota Surabaya ini.
Ketika disinggung dengan siapa akan maju, dengan diplomatis pria yang sebelumnya berprofesi sebagai advokat ini mengatakan bahwa semua itu tergantung dari proses negoisasi politik nantinya. ”Nantilah kita lihat, ” ungkapnya.
Sementara itu, kabid KB/KS Bapemas Kota Surabaya M.Afgani Wardhana yang disebut-sebut menjadi calon wakil walikota dari partai Demokrat mengatakan bahwa sebagai birokrat yang telah lama mengabdi buat masyarakat, dirinya merasa terpanggil untuk senantiasa membangun Kota Surabaya. ”Niat saya murni karena keterpanggilan jiwa mas, ”papar mantan Camat Gunung Anyar ini.
Afgani menambahkan, dirinya juga ingin menyemangati kepemimpinan Presiden SBY ini dengan cara mengimplementasikan gagasan dan konsep pembangunan di Surabaya, sehingga sinergitas pemerintahan bisa berlangsung dengan baik. ”Gagasan yang linier bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat,” papar mantan anak Bupati Pacitan ini.
Sepupu SBY ini juga menegaskan dirinya dengan seksama akan menunggu mekanisme di Partai Demokrat dalam penjaringan bakal Calon Walikota. ”Siapapun yang akan diusung oleh partai Demokrat, jika saya diberi amanah maka saya siap untuk mendampinginya,” tuturnya.
Ditempat lain ketua PCNU Surabaya Saifullah Khalim yang dikonfirmasi mengatakan dirinya kemarin sempat mengadakan pembicaraan dengan Rais Syuriah PW NU KH Miftahul Ahyar. Dalam pertemuan tersebut kyai Miftah berpesan karena warga Surabaya mayoritas warga Nahdliyin maka pemimpin Surabaya nanti harus ada dari kader NU ”Yang jelas saya masih menunggu restu dari kyai-kyai sepuh, ” jelasnya.
Terpisah, ketua DPC PKB Kota Surabaya Musyafak Rouf juga mengakui akan maju menjadi bacawali dalam Pilwali Kota Surabaya mendatang. Mengingat perolehan PKB Surabaya dalam pemilu legislatif beberapa waktu lalu yang mengalami penurunan maka dirinya realistis mematok wakil walikota. ”Kami ini menganut asas proporsianilitas, ” tegasnya.
Mengenai arah koalisi yang akan dibangun, mantan ketua DPRD Surabaya ini mengatakan sampai saat ini pihaknya sudah intens melakukan komunikasi dengan PKS.
Ketika disinggung apakah koalisi tersebut akan mengusung duet Yulyani-Musyafak dengan senyum dirinya mengatakan masih menunggu pematangan yang dilakukan oleh masing-masing tim di partai. ”Biar tim partai yang akan melakukan penggondokan, ” pungkasnya. (surabayapagi)

May 10th, 2010 at 4:40 am
Yang paling penting adalah apapun golangannya, apapun partainya, apapun status sosialnya walikota & wakil walikotanya Surabaya ya Arif Afandi dan Adies Kadir.