Dapat Simpati Ibu-ibu
Surabaya – Bakal Calon Wali Kota (Cawali) Surabaya dari Partai Golkar Adies Kadir mendapat dukungan moril dari kalangan ibu-ibu arisan di Kota Surabaya.
Ketua kelompok arisan di kelurahan Perak Surabaya Ny. Harun di Surabaya, Kamis, mengatakan, sudah lama dirinya beserta anggota komunitas arisannya ingin bertemu dengan Ketua Partai Golkar Surabaya Adies Kadir.
“Sejak pemilu legislatif lalu, kami sudah ingin bertemu dengan Adies, namun karena kesibukan beliau akhirnya baru bisa ketemu sekarang,” katanya.
Ny. Harun pada kesempatan itu juga mengeluhkan kurangnya partisipasi kaum ibu dalam pembangunan di Kota Surabaya, bahkan mereka juga mengeluhkan kurangnya akses kaum ibu dalam pembangunan di Kota Surabaya.
Padahal sebagai kota metropolis seharusnya warga kota tidak hanya sebagai penonton dalam pembangunan, namun jika diberi ruang juga bisa sebagai pelaku pembangunan.
“Jika diberdayakan, kami-kami ini juga bisa jadi pelaku pembangunan di Kota Surabaya,” kata Ny. Munawaroh anggota arisan lainnya.
Hal yang sama dikemukakan Ny. Lilik. Ia merasa prihatin dengan kurangnya media bagi anak muda untuk mengekspresikan kegiatan sehingga banyak generasi muda terjerembab kepada hal-hal negatif seperti narkoba dan lainnya.
Menanggapi hal ini, Adies Kadir yang juga ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya ini mengatakan, jika kelak masyarakat Surabaya memberikan amanah kepada dirinya, ia akan mengajak kaum perempuan untuk ikut terlibat secara aktif dalam pembangunan di Kota Surabaya.
“Untuk itu, kami sangat mengharapkan dukungan masyarakat Surabaya,” katanya.
Soal ruang ekspresi bagi generasi muda, Adies mengatakan dirinya termasuk orang yang sangat memberikan apresiasi yang cukup tinggi kepada generasi muda untuk bisa mengekspresikan bakatnya ke jalur yang positif sehingga bisa terhindar dari pergaulan yang negatif.
Sumber : Antara

May 10th, 2010 at 4:40 am
Yang paling penting adalah apapun golangannya, apapun partainya, apapun status sosialnya walikota & wakil walikotanya Surabaya ya Arif Afandi dan Adies Kadir.