Prihatin Ludruk Pelajar Minim Perhatian

adies-senimanSurabaya – Adies Kadir kian rajin mendekati kalangan seniman. Bacawali/bacawawali yang maju lewat Partai Golkar ini menghadiri pergelaran ludruk kawula muda Surabaya di gedung Pringgodani Taman Hiburan Rakyat (THR), Sabtu (2/1) malam.

Dalam acara itu, ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya ini mendapat sambutan hangat. Tidak sekadar menonton ludruk, saat pertunjukan hendak dimulai, Adies didaulat memberikan sambutan. Bahkan ketika datang di gedung Pringgodani, ketua AMPG Kota Surabaya ini juga disambut oleh para seniman ludruk.

“Pertunjukan ludruk ini perlu diapresiasi. Sebab ludruk adalah kesenian khas Surabaya yang kini mulai ditinggalkan karena tergeser budaya-budaya baru,” kata Adies.

Ia juga menyatakan kebanggaannya atas upaya beberapa pihak melestarikan kesenian ini. Apalagi para pemain ludruk kawula muda rata-rata masih berstatus pelajar SMA.

Di sela pertunjukkan itu Adies menyatakan regenerasi seniman ludruk sangat dibutuhkan jika ingin kesenian Surabaya itu tetap eksis, dikenal, dan dinikmati masyarakat.

“Cuma saya heran, kenapa para pelajar yang peduli dengan kesenian ini hanya diberi kesempatan tampil tiga kali setahun? Idealnya tiap bulan mereka harus tampil,” ujarnya.

Ketua panitia pertunjukan Dwi Handoko menyambut baik kepedulian Adies Kadir. Ia sepakat, sangat ironis upaya para pelajar melestarikan kesenian ludruk tidak mendapat dukungan maksimal.

“Kami sudah mengajukan proposal untuk minta dana ke beberapa instansi, tapi banyak yang tidak memberi sumbangan,” aku Dwi.

Sumber : Radar

  • Share/Bookmark
Dapat Tambahan Dukungan Sopir Angkot Dukung Adies Kadir Sebagai Calon Walikota

Belum ada komentar

Silakan Komentar





XHTML: Anda dapat gunakan tag ini: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>