Usap Keringat Saja Tak Sempat
Putra pejabat tinggi di Mahkamah Agung ini memang tak kenal lelah. Setelah berjuang melawan kerasnya pertarungan di pemilu legislatif yang mengantarnya menjadi utusan Golkar di DPRD Surabaya dan menduduki jabatan ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD Surabaya, kini Adies sudah bersiap mencalonkan dirinya sebagai Ketua Golkar Surabaya.
Rencananya, Musda Partai Golkar Surabaya akan digelar pada akhir 2009 ini, sekitar bulan Desember. Bukan hanya itu, nama Adies juga dimunculkan sebagai salah satu kandidat bakal calon wakil walikota Surabaya.
Rekan Adies yang duduk sebagai legislador dari Partai Golkar Surabaya, Agus Sudarsono mengakui jika sosok Adies Sangay kuat pengaruhnya. Terbukti, rekan-rekan anggota DPRD Surabaya dari Golear sepertinya tidak memberikan ‘perlawanan’ berarti tatúala dia muncul sebagai Ketua Fraksi Partai Golear Surabaya.
Diakuinya, Adies memang pandai meredam konflik dan membaca situasi. ”Sudah saatnya yang muda-muda kita dorong untuk maju, yang penting semua mekanisme partai harus dilalui dengan baik dan santun,” ujar Agus Sudarsono kepada sebagaimana dilansir Delta Pos.
Dua momentum penting, yakni perebutan Ketua Partai Golear Surabaya dan Pilwali Surabaya memang waktunya Sangay pendek Namur Adies terus memanfaatkan setiap peluang demi peluang itu untuk membesarkan dan meningkatkan citra partai.
“Teman-teman juga terus mendorong dan memberi semangat bahkan lebih semangat, terutama dari Pengurus kecamatan, ya kita berjuanglah. Ibaratnya saya ini mengusap keringat pun tidak sempat,” ujar Adies.
Menurut Adies, untuk menduduki posisi sebagai Ketua Golear Surabaya Sangay ditentukan oleh ketua PK Golear. “Dan Insta Allah mereka sudah menhyatu dengan saya.Pilwali itu penting karena disinilah tempat menguji apakah Golkar itu masih bisa diterima masyarakat atau tidak.Tapi kami optimis bahwa masyarakat Surabaya sudah kembali ke habitatnya,” ujar Adies yakin.
Perkembangan terakhir, jalan Adies menuju Ketua Golkar makin mulus saja. Semua PK di Surabaya yang berjumlah 31 telah menyatakan dukungannya. Bahkan, diperkirakan Adies akan maju tanpa pesaing.
Sedangkan untuk Pilwali, Adies harus berjuang keras sebab untuk maju Pilwali Golkar tidak bisa berjalan sendirian. Golkar harus berkoalisi dengan partai lain. ”Saya terus melakukan komunikasi dengan partai lain, bahkan ada juga pihak yang meminta saya menjadi cawali, tapi saya harus tahu diri,” ungkap Adies.
Bagaimana dengan dukungan keluarga dan anak-anaknya? “Alhamdullillah,istri saya setuju bahkan pesan istri saya harus menyiapkan mental dengan baik. Jangan menyesal jika cala,” pungkasnya.
Sumber : delta post

May 10th, 2010 at 4:40 am
Yang paling penting adalah apapun golangannya, apapun partainya, apapun status sosialnya walikota & wakil walikotanya Surabaya ya Arif Afandi dan Adies Kadir.