Adies Kadir Deklarasi

Ketua DPD Partai Golkar (PG) Surabaya Adies Kadir resmi mendeklarasikan pencalonannya maju dalam pilwali 2010. Deklarasi berlangsung meriah dan dihadiri sekitar 1.500 undangan.
Dalam deklarasi itu Adies mendapat dukungan dari 12 elemen masyarakat Surabaya. Di antaranya Asosiasi Advokat Indonesia (AAI), Paguyuban Becak, Perempuan Maritim, Jamaah Pengajian, PKL, Paguyuban Koki, Motor Besar Club, Harley Davidson Club dan Radio Gelora Surabaya Fans Club. Mereka tergabung dalam Komunitas Pendukung Adies Kadir, disingkat Kompak.
“Adies bisa digadang menjadi pemimpin Surabaya. Dia memiliki background advokat yang ingin menegakkan hukum, salah satunya pemberantasan korupsi,” kata Abdul Salam, ketua AAI. Bahkan salah satu ulama yakni Abdul Malik Syam menyatakan dukungannya tidak hanya bicara di panggung. “Tapi saya juga akan turun sendiri,” katanya.
Ia juga menyentil Arif Afandi, salah satu bakal calon dari Partai Demokrat (PD) agar tidak pikir panjang memilih Adies Kadir sebagai pasangannya. “Direkom atau tidak direkom, Arif Afandi harusnya memilih Adies Kadir. Kalau tidak direkom, biar kami yang mengusung,” terusnya.
Dalam deklarasinya ini, Adies mengusung jargon “Pemimpin Baru Harapan Baru”. Nama Adies Kadir pun hanya disingkat AKA. Sebelumnya Abdul Salam mengatakan AKA adalah jenis senjata otomatis (AK). “Kalau senjatanya AK harus menang,” kata dia.
Adies mengatakan siap maju karena dirinya ingin mempercepat proses birokrasi. Ia menceritakan banyak aspirasi yang masuk ke DPRD. Kebetulan Adies adalah anggota Komisi A DPRD Surabaya. Menurut dia, untuk mengatasi keluhan warga, ternyata penyelesaiannya tidak bisa cepat.
“Kalau saya bisa masuk di pemerintahan, maka saya yakin bisa menyelesaikan itu dengan cepat,” ungkap Adies. Alasannya, saat duduk di birokrasi pemerintahan, entah sebagai wali kota atau wakil wali kota, dirinya bisa memberikan perintah langsung kepada dinas terkait untuk menangani keluhan masyarakat. “Ternyata kalau di DPRD tidak bisa seperti itu. prosesnya masih panjang,” tambahnya.
Launching AKA ini juga dihadiri Ketua DPD PG Jatim Martono, serta tokoh-tokoh dari parpol lain. Misalnya Mochammad Naim Ridwan dan Masduki Toha dari PKB, Ratih Retnowati, Mochammad Anwar, Maya, Herlina dari Partai Demokrat. Bahkan Yusuf Husni, salah satu pesaing Adies untuk memperebutkan rekom dari PG juga ikut hadir.










